Sejarah ARTIPENA (Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba)

Latar Belakang . Isyue penyalahgunaan Narkoba khususnya dikalangan  pelajar dan mahasiswa masih tinggi, tingkat prevlensi rata-rata sebesar 3,8 %, sedangkan di perguruan tinggi menurut sumber dari BNN ± 5 %.  Diakui bahwa dalam  kurun waktu 10 tahun sejak tahun 2006 sampai 2016 (Penelitian BNN-UI, 2016) tingkat prevalensi rata rata pelajar dan mahasiswa menurun dari 8,1 % menjadi 3,8 %. Meskipun demikian Kampus  tidak boleh lengah,  mengingat jaringan multi nasional terus bekerja dengan modus operandi yang selalu berubah dan munculnya jenis narkoba baru yang semakin bervariasi.

Melalui sinergi relawan lintas perguruan tinggi  diharapkan mampu menjadi forum komunikasi saling tukar pengalaman dalam menangani persoalan untuk mewujudkan kampus bebas Narkoba. Selain itu pemerintah sebagai regulator segera mengeluarkan kebijakan secara terstruktur Program P4GN berbasis Tridarma Perguruan Tinggi.

Embrio Artipena Tidak kita pungkiri bahwa terdapat kesenjangan antara idealisme yang ingin dicapai dengan rumitnya persoalan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan kampus. Workshop BNN tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Relawan P4GN Berbasis Perguruan Tinggi  selama 3 hari di Hotel Ambhara Jakarta tanggal 21, 26, dan 29 Oktober 2015 merupakan momentum yang penting sebagai embrio dan gagasan awal untuk membangun Aliansi Strategis Relawan untuk menghadapi Penyalahgunaan Narkoba lintas perguruan tinggi. Representasi perguruan tinggi wiayah DKI Jakarta yang diwakili oleh 20 Delegasi sepakat melakukan tindak lanjut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Relawan Sebagai Marwah “Artipena” ARTIPENA adalah kependekan dari  Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba. Akronim ini muncul atas usulan  Zainal Arifin (Universitas Mercu Buana) dan disepakati pada rapat terbatas di kantor BNN pada tanggal 2 November 2015 yang dipimpin Dr. Sulastiana M.Si (Kasubdit Lingdik Deputy Dayamas BNN), dihadiri oleh  Agus Sutanto, M.Si (Kabag Lingdik Dayamas BNN); Ir. Zainal Arifin, MT (UMB), M. Nur Faridh Thoha SE.MM. (UBL), Dr. Aam Bastaman (Trilogi), Dr. Zirmansyah (Al Azhar), Dr. Mukhlis Catio (Asyafiiyah), Dr. Teddy Oswari (UGD), Gufron, S.H. MH (ISTB).

Sebagai marwah dan tulang punggung “Artipena”  adalah para relawan anti narkoba yang terdiri dari civitas akademika yang bersedia mengabdi secara ikhlas dan tanpa pamrih, tidak digaji atau diberikan imbalan, ikhlas  berkorban, memiliki kepedulian serta komitmen dalam upaya mewujudkan kampus yang bersih Narkoba.  Tantangan ini harus dihadapi adalah keberanian melakukan terobosan dan perubahan pola pola konvensional dalam pola seleksi para aktivis dan relawan yang tergabung dalam Satgas maupun UKM. Kenyataan ini menghendaki dukungan secara instisional yang diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan komitmen para pimpinan perguruan tinggi dalam menghadapi isyue penyalahgunaan Narkoba di lingkungan kampus. 

P4GN Berbasis Tri Darma Perguruan Tinggi Tanggal 17 dan 18 Desember 2015 diselenggarakan Lokakarya di Vila Hambalang Bogor, adalah tonggak sejarah berdirinya Artipena. BNN bersama dengan 13 Delegasi Perguruan Tinggi bekerjasama mempersiapan penyusunan naskah pembentukan Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba.  Dari BNN diwakili oleh Dr. Sulastiana, MSi  (Kasubdit Lingdik Dayamas BNN), Agus Sutanto,  dan James Tampubolon. Wakil Delegasi perguruan adalah ;  Edward Kurniawan (UI); Muklis Catio (Asyafiiayah); Zirmansyah (UIA); A. Bambang Sungkowo (UKA); M. Nuur Farid Thoha (UBL); Aam Bastaman (Trilogi); Zainal Arifin (UMB); Barika Gumay (UEU); Agus Purwanggana (UP); Maulana (UMN); Supriyanto Karya (Kwiek Kian Gie); Teddy Oswari (UGD). Lokakarya tersebut berhasil menyusuan draft  (i) Perumusan Visi Misi; (ii) Basic Program  dan Rencana Kerja ; (iii) Struktur Organisasi Aliansi Dan Pengurus; (iv) Draft Aanggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga . Hasil rumusan lokakarya akan disempurnakan oleh tim kecil untuk selanjutnya diajukan dalam Musyawarah Nasional

Rakernas Bersama BNN-Kemeristekdikti. Atas prakarsa Dr. Sulastiana, M.Si (Kasubdit Lingdik Dayamas BNN) diberikan kesempatan untuk melakukan launching rencana pembentukan Artipena, sosialisasi Visi Misi dan program Artipena  serta  sosialisasi rencana Munas. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 25 Januari 2016 bertempat di hotel Saripan Pacific Artipena pada acara Rakernas BNN –Kemenristek Dikti.

Rakernas ABPTSI di Universitas Yarsi Atas prakarsa ketua ABPTSI Prof. Dr. Thomas Suyatno Artipena diundang untuk Sosialisasi rencana Munas dan Presentasi Visi Misi dan program Artipena  pada acara  Rakernas ABPTSI di Universitas YARSI pada  bulan  Februari 2016.

Tim kecil Munas diwakili oleh Dr. Sulastiana, M.Si dan Ir Zainal Arifin, MT sebagai ketua Munas. Dr Teddy Oswari sebagai sekretaris dan H. Ghazaly Ama  La Nora, M.Si sebagai ketua bidang publikasi dan humas. Panitia merasa mendapatkan kesempatan yag sangat strategis karena dapat berkenalan  dengan Prof. Dr. H. Jurnalis (Ketua Yayasan UYARSI) dan Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd  (Rektor UHAMKA) sekaligus sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia. Beberapa perguruan tinggi menyatakan dukungannya atas rencana Munas dan bersedia berpartisipasi untuk hadir.

Audiensi dengan Komisi X DPR RI Atas prakarsa H. Ghazally Ama La Nora, M.Si delegasi panitia Munas I Artipena  diterima oleh Dr Fadli Zon, M.Si  sebagai Ketua Komisi X DPR RI dan Wakil Ketua Komisi X Ir. Sutan Adil Hendarawan, MM.  DPRRI sangat mendukung terhadap upaya pemberantasn Narkoba yang sudah menjadi isyue nasional dan menjadi prioritas utama untuk ditanggulangi, sehingga kalangan perguruan tinggi diminta berperan aktif menyelamatkan generasi muda. DPR RI akan mensupport melalui regulasi dan Artipena diminta untuk segera mengajukan permphonan RDP dengan Komisi X. Untuk acara Munas DPR RI bersedia menghadiri sebagai keynote speaker yag akan diwakili oleh Ir. Sutan Adil Hendarawan, MM.

Audiensi dengan Kepala BNN RI Respon BNN sangat positif terhadap rencana pembentukan Artipena sebagai mitra strtegis BNN dalam menghadapi penyelahgunaan Narkoba khususnya di kalangan perguruan tinggi. Terkait dengan rencana penyelenggaraan Munas I Artipena yang akan diselenggarakan di Kendari, Kepala BNN bersedia hadir untuk membuka acara danmemberikan kuliah Umum

Musyawarah Nasional I Artipena. Musyawarah Nasional I Artipena diselenggarakan di Aula Universitas Halu Oleo  dibuka oleh Deputy Dayamas BNN Irjen Pol. Drs. Bachtiar Tambunan.M.Si diikuti Sambutan Wakil Ketua Komisi X DPR-RI . Ir. Sutan Adil Hendrawan, MM dan Direktur Kemahasiswaan Dirjen Belmawa Kemenristekdikti. Selain Rektor Unhalu sebagai tuan rumah, Gubernur Provinsi Sultra berkesempatan untuk memberikan sambutan. Turut menghadiri  acara Munas adalah Kapolda, Kepala BNNP dan, SKPD terkait serta Pimpinan Perguruan Tinggi wilayah provinsi Sultra.

Selain 30 perwakilan DKI Jakarta, Munas juga dihadiri oleh 121 delegasi yang merupakan reperesentasi perguruan tinggi di wilayah Sumatera, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, , Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

Sebanyak 2000 mahasiswa turut berpartisipasi acara Deklarasi pembentukan Artipena yang diikuti acara dengan penanda taganan Pakta Integritas oleh 20 pimpinan Perguruan Tinggi Wilayah provinsi Sultra.

Beberapa tokoh nasional bertindak sebagai nara sumber yakni Prof Dr. Marwah Daud Ibrahim, MA, Dr. Roy Suryo, dan Prof. Dr Mashadi Said. Sebagai wakil perguruan tinggi berindak sebagai pembicara yakni Dr. M. Isa Indrawan, M.S (Rektor Universitas Panca Budi Sumut); Dr. Senawi (Direktur Kemahasiswaan UGM); Dr. Ir. Abdul Rasyid, M.Sc (Direktur Kemahasiwaan UNHAS) dan Dr. Alwiyah SE, MM (Rektor Universitas Wiraraja Madura).

Hasil penjaringan suara secara demokratis telah memilih  Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, P.hD (Rektor Universitas Budi Luhur) sebagai Ketua Umum DPP Artipena masa bakti 2016-2018 yang diikuti pembentukan formatur DPP yang terdiri dari 10 orang yakni Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, P.hD, Prof. Dr. H. Suyatno M.Pd, Ir. Zainal Arifin, MT, Dr. Senawi, Dr. M. Najamuddin SH, MH, Hj. Alwiyah, SE, MM,.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*