1st ASEAN CONVENTION 2018

 

Konvensi ASEAN 1 tentang Pendidikan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (DAPE) adalah pertemuan antar institusi pendidikan tinggi (perguruan tinggi dan universitas) di Kawasan ASEAN yang mempromosikan dan mengadvokasi pencegahan dan pendidikan penyalahgunaan narkoba. Konvensi yag pertama kali dilaksanakan berlangsung antara 5-7 Desember 2018 di Crowne Plaza, Manila Galleria, Ortigas, Quezon City.

Tujuan konvensi adalah untuk memperkuat keterlibatan berbagai perguruan tinggi dan universitas dalam mengurangi penyalahgunaan Narkoba kalangan palajar dan mahasiwa khususnya dan civitas akademika. Selain itu juga dimaksudkan untuk memupuk kerja sama di antara para pemangku kepentingan dan lembaga /organisasi terkait dalam mempromosikan pencegahan narkoba dan perlindungan hak asasi manusia.

 

Peserta konvensi adalah pimpinan perguruan tinggi, tenaga pengajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan universitas di Negara-negara Anggota ASEAN yang memiliki peran vital dalam perang melawan penyalahgunaan Narkoba. Peserta konvensi meliputi yakni meliputi Pilipina, Indonesia, Malaysia, Singapor, Brunei Darus Salam, Myanmar, Kaboja, Vietnam dan Thailand. Delegasi dari Indonesia diwakili oleh ::

  1. Deputi Hukum dan Kerjasama BNN
    Irjen Pol. Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN Drs. Puji Sarwono
  2. Kapala Bareskrim Mabes Polri
    Komisaris Jenderal Polisi Drs. Arief Sulistyanto, M.
  3. Direktur Narkoba Mabes Polri
    Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Drs. Eko Daniyanto, M.MAsisten Kemenpora
  4. Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olah Raga Dr. Yuni Purwanti M.Si
  5. Artipena
    Prof Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Phd (Ketua Umum); Zainal Arifin, Ir. MT (Ketua Pelaksana); M. Nur Faridh Thoha , SE, M.Si (Wakil Ketua Pelaksana); Dr. M. Isa Indrawan, M.Si (Ketua DPW Sumut/Korwil Sumatra).
  6. Perwakilan Mahasiwa Indonesia di Pilipina

 

RUNDOWN KONVENSI


Konvensi Asean untuk Drug Abuse Prevention for Education diselenggarakan oleh Dangerous Drug Board Comission Pilipina untuk kalangan akdemisi baru pertama kali diselenggarakan di Pilipina. Even kali ini lebih mengedepankan peranan pemuda dan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam program pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Selain delegasi Asean, konvensi ini juga diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi dan penggiat sosial yang merepresentasikan seluruh provinsi negara tersebut, ditutup dengan workshop presentasi dari semua delegasi Asean.

Acara ini dibuka oleh Saavedra (Executive Director ,DDB) dengan keynote speakare Mayor Sarah Z. Duterte dari Davao City dan Mr. Ng Ser Song (Director Central Narcotics Bureau Singapore). Selain pemaparan para presenter muda juga diramaikan dengan game yag merangsang semangat para peserta. Acara konvensi di tutup dengan penampilan Seni musik yang bergaya barat berupa ansambel dengan alat musik tiup, drama kesengsaraan Komedya dan Sarswela atau adaptasi Zarzuela Spanyol, ansambel musik Rondalya (instrumen string sebagai unsur utama) untuk mengiringi tarian rakyat. Selain itu Musik Vokal Filipina di antaranya Epik atau syair kepahlawanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*